KPPN Banjarmasin

Wednesday24 May 2017

Pengelolaan Kinerja dan SFO

Untuk memastikan keberhasilan pencapaian tujuan reformasi birokrasi dan sejalan dengan good governance itu sendiri, maka sejak tahun 2007 Kementerian Keuangan telah menetapkan penggunaan metode Balanced Scorecard (BSc) dalam pengelolaan kinerja dengan tujuan agar kinerja menjadi terukur dan terarah. Penilaian Kinerja meliputi seluruh organisasi dan seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan.

Pengelolaan Kinerja berbasis Balanced Scorecard di Kementerian Keuangan secara legal formal telah ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 467/KMK.01/2014 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan, sedangkan di level Ditjen Perbendaharaan, penegasan penerapan BSc ditandai dengan ditetapkannya Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-241/PB/2015 tentang Pengelolaan Kinerja di Lingkungan Ditjen Perbendaharaan.

Sejalan dengan proses penerapan Balanced Scorecard (BSc) di tingkat Kementerian Keuangan, maka Kami sebagai bagian dari Kementerian Keuangan juga telah secara serius mengadopsi manajemen kinerja berbasis Balanced Scorecard (BSc) sebagai sistem pengelolaan kinerja di Ditjen Perbendaharaan sejak akhir tahun 2007. Meskipun pada awalnya, penerapan BSc di Ditjen Perbendaharaan dihadapkan pada permasalahan masih kurangnya awareness pimpinan dan pegawai serta keraguan berbagai pihak terhadap efektivitas penerapan BSc dalam meningkatkan kinerja organisasi dan individu. Namun dalam perkembangannya, penerapan BSc di lingkungan Ditjen Perbendaharaan secara perlahan dapat diimplementasikan sesuai dengan tahapan dan rencana yang ditetapkan Kementerian Keuangan.

Informasi lebih lanjut mengenai Pengelolaan Kinerja DItjen Perbendaharaan dan KPPN Banjarmasin dapat di download melalui link berikut :


STRATEGY FOCUSED ORGANIZATION (SFO)


PENGELOLAAN KINERJA


KONTRAK KINERJA KEPALA KPPN BANJARMASIN


 

Sarana dan Prasarana

Dalam rangka peningkatan layanan dibidang pengelolaan keuangan yang cepat, tepat, akuntabel dan tanpa biaya merupakan target yang harus diwujudkan dalam menjalankan reformasi birokrasi.  Untuk meningkatkan kualitas layanan tersebut, KPPN Banjarmasin selalu berupaya  meningkatkan sarana dan prasarana yang memadai.


Bentuk konkrit peningkatan pelayanan dilakukan dengan melahirkan ide-ide kreatif/inovasi  baru dengan trigger  yaitu  dari yang “kurang bagus menjadi bagus”, dari yang “belum ada menjadi ada”, yaitu:
1.    KPPN Banjarmasin menempati gedung seluas 1.959 M2 yang berdiri di atas lahan seluas 2.432 M2. Gedung yang ditempati terdiri dari 2 lantai dengan bentuk menyerupai hurul “ L ” dengan sarana penunjang pelayanan seperti:
a.    Sarana parkir yang luas;
b.    Pos Satpam
c.    Ruang Tunggu;
d.    Ruang FO dan CSO
e.    Mini TLC (Treasury Learning Centre);
f.    Ruang tamu;
g.    Aula yang representative;
h.    Ruang Arsip;
i.    Perpustakaan;
j.    Sarana olah raga;
k.    Toilet khusus tamu;
l.    Poliklinik;
m.    Musholla;
n.    Gudang Persediaan;
o.    Gudang Peralatan;
p.    Kantin;
q.    Pantry;
r.    Kolam ikan;
s.    Genset
2.    Penyempurnaan lay out front office dan tata ruang lainnya selalu terus dilakukan untuk memenuhi berjalannnya proses bisnis KPPN Percontohan yang berdasarkan fungsi dan layanan “one stop service” sesuai dengan standar design dan lay out  KPPN yang telah ditetapkan oleh Dirjen Perbendaharaan
Fasilitas di Ruang Tunggu, terdiri dari :
a.    Customer Service    j.    Mesin Antrian
b.    Leaflet/ Brosur    k.    Papan Visi dan Misi
c.    Papan Persyaratan SPM    l.    Surat Kabar
d.    Bagan Alur Prosedur Pelayanan    m.    Kotak Aduan
e.    Bagan Alur Prosedur Pengaduan    n.    Jam Pelayanan
f.    Prosedur Rekon Data Keuangan    o.    Televisi
g.    Papan Anti Gratifikasi    p.    Kulkas kejujuran
h.    Kotak Saran    q.    Komputer untuk satker
i.    Monitor Penyelesaian SP2D

















3.    Penataan terhadap sarana yang ada, seperti meubelair, meja dan kursi kerja, kursi tamu ruang tunggu, banner layanan, norma waktu pelayanan, dan loket pelayanan yang lebih egaliter.
4.    Penyediaan monitor untuk menampilkan webservice untuk menyajikan proses penyelesaian SPM dan SP2D yang dapat dipantau oleh petugas stakeholders di ruang tunggu.












5.    Membangun website dengan alamat www.kppnbanjarmasin.net untuk menyajikan informasi di bidang perbendaharaan dan keuangan Negara.
6.    Penggunaan Aplikasi Persuratan dalam rangka ketertiban tata persuratan, digunakan untuk :
a)    Pengadministrasian surat masuk
b)    Pengadministrasian surat keluar
c)    Pengadministrasian pelaporan periodik
d)    Monitoring penyelesaian surat masuk
e)    Pemberian disposisi oleh sekretaris dari Kepala Kantor
7.    Penggunaan Aplikasi Elektronik Filling system dalam rangka ketertiban/penataan sistem pengarsipan, digunakan sebagai :
a.    Pengadministrasian arsip berkas SP2D lembar ke-3;
b.    Pengadministrasian berkas pelaporan periodik;
c.    Monitoring kearsipan pada arsip gudang terpadu.
8.    Mesin Antrian yang dapat dipergunakan oleh satuan kerja untuk mengambil nomor antrian untuk pengajuan SPM, konsultasi dengan CSO, dll.
9.    Ruang Serba Guna/Aula yang menampung sampai 150 orang ini digunakan untuk kegiatan sosialisasi, GKM, Pengajian dan kegiatan lainnya.
?
10.    Memanfaatkan samping kantor sebagai tempat parkir motor pegawai/tamu sehingga halaman depan dapat dimaksimalkan untuk tempat parkir mobil.










11.    Lounge/ruang tamu pegawai, disediakan dan digunakan untuk representatif  bagi pegawai/pejabat dengan tamu/stakeholder/mitra kerja






12.    Lemari/Locker Pegawai yang bertempat dibagian belakang kantor, disediakan untuk keamanan dan kenyamanan menyimpan barang-barang pribadi para pegawai.

Wilayah dan Volume Kerja

KPPN Banjarmasin sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 169/PMK.01/2012 wilayah kerja meliputi 1 (satu) Pemerintah Provinsi dan 4 (empat) Kabupaten/Kota, yaitu: Provinsi Kalimantan Selatan; Kota Banjarmasin; Kota Banjarbaru; Kabupaten Banjar; dan dan Kabupaten Barito Kuala.










Peta wilayah kerja KPPN Banjarmasin

KPPN Banjarmasin yang berlokasi satu kota dengan Bank Indonesia, pada awal tahun anggaran 2014 melayani 387 Satuan Kerja, serta bermitra dengan 4 Bank Operasional I; 5 Bank Operasional II; 4 Bank Operasional III; dan 26 Bank/Pos Persepsi dengan penjelasan sebagai berikut:
I.    Mitra Kerja Perbankan
a.    Bank Indonesia Cabang Banjarmasin
b.    Bank Operasional I
1)    Bank Mandiri Cabang Banjarmasin Lambung Mangkurat
2)    BNI Cabang Banjarmasin
3)    BRI Cabang Banjarmasin
4)    BTN Cabang Banjarmasin
c.    Bank Operasional II
1)    BNI Cabang Banjarmasin
2)    BRI Cabang Banjarmasin
3)    Bank Mandiri Cab.Banjarmasin Lambung Mangkurat
4)    Bank Bukopin Cabang Banjarmasin
5)    PT. Pos Indonesia
d.    Bank Operasional III
1)    BNI Cabang Banjarmasin
2)    BNI Cabang Banjarbaru
3)    BRI Cabang Martapura
4)    BRI Cabang Marabahan
e.    Bank Persepsi
1)    BNI Cab.Banjarmasin
2)    BRI Cab.Banjarmasin
3)    Bank Mandiri Cab.Banjarmasin Pangeran Samudera
4)    Bank Mandiri Cab.Banjarmasin Lambung Mangkurat
5)    Bank Bukopin Vab.Banjarmasin
6)    Bank BTN Cab.Banjarmasin
7)    BCA Cab.Banjarmasin
8)    BII Cab.Banjarmasin
9)    Bank Danamon Cab. Banjarmasin
10)    Bank UOB Buana
11)    Bank Panin
12)    Bank Mandiri Cab. A. Yani
13)    Bank Kalsel Cab.Utama
14)    Bank Ekonomi
15)    Bank Syariah Mandiri
16)    Bank Mega
17)    BNI Cab.Banjarbaru
18)    Bank CIMB Niaga
19)    BRI Cab.Martapura
20)    BRI Cab.Marabahan
21)    Bank Kalsel Cab. A. Yani
22)    Bank Kalsel Cab.Martapura
23)    Bank Kalsel Cab.Banjarbaru
24)    Bank Kalsel Cab.Marabahan
25)    Bank NISP
26)    PT.Posindo Banjarmasin

II.     Satuan Kerja dan Pagu Anggaran 2014
    Awal tahun anggaran 2014 melayani 387 Satuan Kerja, sebagai berikut:

Prestasi dan Penghargaan

Keberhasilan KPPN Banjarmasin dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya telah dibuktikan melalui beberapa prestasi yang pernah diraih oleh KPPN Banjarmasin di antaranya :
a.    Peringkat  I   LKPP Tahun Anggaran 2008
b.    Peringkat  8  LKPP Tahun Anggaran 2009
c.    Peringkat  8  LKPP Tahun Anggaran 2010
d.    Pemenang Harapan Ketiga
        Penilaian Kinerja Pelayanan Publik KPPN Percontohan Tahun 2008     (Keputusan Dirjen Perbendaharaan Nomor : KEP-149/PB/2008 tanggal 27     Juni 2008 tentang Penetapan Pemenang Penilaian Kinerja Pelayanan Publik     KPPN Percontohan Tahun 2008)
e.    Pemenang Harapan Ketiga
Penilaian Kinerja Pelayanan Publik KPPN Percontohan Tahun 2010 (Keputusan Dirjen Perbendaharaan Nomor : KEP-214/PB/2010 tanggal 8 November 2010 tentang Penetapan Pemenang Penilaian Kinerja Pelayanan Publik KPPN Percontohan Tahun 2010).
f.    Tingkat Kelulusan Seleksi Penyuluh Perbendaharaan
    Berdasarkan surat Sekretaris Ditjen Perbendaharaan tanggal 9 Agustus 2011 Nomor : S-7603/PB.1/2011 tentang Pengumuman Kelulusan Peserta Ujian Saringan Penyuluh Perbendaharaan dan Pemanggilan Peserta Ujian Sertifikasi Penyuluh Perbendaharaan, dari 7 (tujuh) orang pegawai yang mengikuti ujian saringan dimaksud semuanya dinyatakan lulus dan mendapat sertifikat penyuluh perbendaharaan. Dengan 7 orang tenaga penyuluh tersebut telah berhasil mengantar Kantor Wilayah Ditjen. Perbendaharaan Prov.Kalsel menjadi Juara II Lomba Penyuluh.
g.    Sesuai surat Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan tanggal 28-08-2013 Nomor S-5635/PB/2013 hal Persiapan Survey Kepuasan Pengguna Layanan Kementerian Keuangan tahun 2013 dilingkungan Ditjen Perbendaharaan, inovasi yang dilakukan KPPN Banjarmasin telah diakui oleh Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
h.    Peringkat VIII Tipe A1 dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tingkat Kuasa BUN KPPN Tahun 2012

Upaya dan Inovasi

 1.      Penghargaan

Dalam rangka memberikan motivasi kepada satuan kerja untuk mengelola anggaran negara secara profesional dan akuntabel dengan memberikan penghargaan kepada Satker/Bank terbaik atas penyampaian Laporan Keuangan, Penyerapan Anggaran Tertinggi, dan Penyampaian Laporan oleh Bank/Pos Persepsi yang disampaikan kepada KPPN sebagai BUN di daerah. Penghargaan ini diserahkan pada saat sosialisasi dengan mengundang seluruh stakeholder dengan maksud memberikan tekanan publik yang kuat terhadap prestasi yang diraihnya;

2.      Locker

Menyediakan locker untuk para pegawai dan Karyawan KPPN Banjarmasin, fasilitas ini digunakan untuk menyimpan barang-barang milik pegawai selama melaksankan tugas dan memberikan pelayanan kepada stakeholder dalam rangka menjaga kebersihan, keamanan, keindahan dan kenyamanan dalam pelayanan.

3.      Komunikasi

Menjalin komunikasi yang intensif dan berkualitas pada level pimpinan bersama pelaksana pada setiap hari Senin pukul 07.45 WITA diadakan monday meeting yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor. Kegiatan dilakukan dalam rangka evaluasi kinerja dan kegiatan yang harus diselesaikan dalam satu minggu kedepan.

Gugus Kendali Mutu yang dilaksanakan setiap hari Rabu yang dimulai pukul 16.00 WITA s.d. selesai,  dengan materi aturan baru, hasil sosialisasi/bimtek dan rapat koordinasi

Rapat Pimpinan yang dilakukan setiap Senin sore yang dimulai pukul 16.00 WITA s.d. selesai, yang membahas sinkronisasi antar Seksi, evaluasi kinerja yang sudah dilakukan dan rencana kerja satu minggu kedepan.

4.      Service Excellence

Untuk meningkatan pelayanan kepada stakeholder KPPN Banjarmasin membekali para pegawai dan tenaga keamanan secara khusus dengan memberikan motivasi dan kegiatan pelatihan Service Excellence bekerja sama dengan Bank BRI sebagai motivator para pegawai dan petugas keamanan khususnya petugas FO, CSO agar mampu memberikan pelayanan yang baik/ memuaskan terhadap stakeholder yang dilayani.

5.      Bimbingan Spritual

Bimbingan spiritual bagi seluruh pegawai KPPN termasuk anggota keluarga dengan melaksanakan pengajian rutin yang dijadualkan satu bulan sekali setiap hari Minggu, dalam rangka memupuk keimanan untuk meningkatkan semangat kerja yang bernilai ibadah.

6.      Motivational Achievment

Kegiatan ini dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu untuk meningkatkan kepercayan dan kerjasama dalam memberikan pelayanan kepada stakeholder

7.      Family Gathering

Family Gathering dilaksanakan sekali dalam satu tahun untuk membangun kebersamaan dan kekeluargaan sehingga terjalin rasa persaudaraan dalam satu wadah organisasi keluarga besar KPPN Banjarmasin

8.      Kesehatan

Dalam rangka upaya peningkatan kesehatan, setiap ada waktu yang luang pada hari Jumat pagi/sore selalu menyempatkan untuk berolah raga bersama, misalnya bermain Volly atau Futsal bagi anak-anak muda.
Kegiatan Olahraga ini juga sering dilakukan bersama mitra kerja, dengan cara bertandang secara bergantian dengan tetap menjunjung tinggi integritas.
Upaya peningkatan kesehatan pegawai yang dilakukan menyediakan poliklinik, dokter dan perawat. Kunjungan dokter ke poliklinik KPPN Banjarmasin dilakukan sebanyak 4 (empat) kali dalam 1 (satu) bulan atau satu minggu sekali pada setiap hari Jum’at, memberikan pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan pasien, pemberian obat dan konsultasi kesehatan kepada para pegawai KPPN Banjarmasin.

9.      Memancing

Dalam melayani satuan kerja yang beraneka ragam dibutuhkan tingkat kesabaran yang tinggi, untuk itu KPPN Banjarmasin berupaya untuk melatih kesabaran stafnya dengan kegiatan memancing.  Kegiatan ini disamping diikuti oleh Pejabat dan Staf KPPN Banjarmasin juga diikuti oleh Kepala Kanwil Ditjen. Perbendaharaan Prov.Kalsel beserta Ibu dengan menggunakan perahu yang langsung dikemudikan oleh Beliau.



 

Inovasi yang telah dan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan berupa kecepatan  penyelesaian pekerjaan, kecepatan informasi, kenyamanan diruang tunggu telah dilakukan, namun KPPN Banjarmasin tidak berhenti untuk senantiasa berinovasi.
Seiiring dengan diterapkannya Nilai Nilai Kementerian Keuangan dan Kinerja Bernilai oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan maka KPPN Banjarmasin berupaya untuk membangun budaya bermartabat dan peningkatan kualitas perbendaharaan.
Untuk lebih detail dapat kami sampaikan sebagai berikut :


1.    Membangun budaya bermartabat

Menjadi PNS adalah suatu pilihan bagi kita untuk mengabdi dan berbakti untuk ibu pertiwi, disamping hal tersebut sebagai aparat yang menerima gaji dari rakyat, KPPN Banjarmasin berupaya untuk menyampaikan pesan dan kesan kepada masyarakat  melalui satuan kerja yang dilayani  bahwa KPPN Banjarmasin akan selalu bekerja keras demi masyarakat agar supaya masyarakat bisa bangga membayar pajak, adapun hal yang dilakukan untuk itu adalah :

a. Komitmen seluruh Pegawai

Seluruh pegawai di kantor percontohan KPPN Banjarmasin berkomitmen untuk selalu menjadi contoh (change agent) dan menggunakan anggaran tidak untuk kepentingan pribadi

b. Berdisiplin

Disiplin merupakan kebanggan bagi KPPN Banjarmasin karena dengan berdisiplin maka penyelesaian pekerjaan akan lebih tepat waktu dan pelayanan menjadi prima. Adapun disiplin yang kita lakukan adalah menjaga jam pelayanan selalu ontime (membuka layanan mulai jam 8 dan memberlakukan shifting pada jam istirahat), menyampaikan laporan tepat waktu dan selalu hadir 2 menit sebelum acara dimulai.

c.  Integritas

Semua kegiatan yang kita lakukan seperti pembinaan mental (pengajian, peringatan hari besar keagamaan) dan olah raga (futsal, volly dan sebagainya) serta memancing dalam rangka melatih kesabaran dengan biaya sendiri.

2.    Peningkatan kualitas Perbendaharaan

Sampai saat ini belum ada standarisasi pejabat pengelola keuangan di satuan kerja dalam hal pengetahuan perbendaharaan,  banyak pejabat yang ditunjuk tanpa dibekali pengetahuan perbendaharaan, sehingga kegiatan rutinitas hanya untuk tanda tangan. Untuk mengatasi hal-hal tersebut, KPPN Banjarmasin secara khusus melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi penyerapan anggaran satuan kerja yang realisasinya rendah untuk dilakukan  sosialisasi/bimtek di Aula/ Mini TLC sesuai kebutuhan satuan kerja berkenaan.