KPPN Banjarmasin

Home Layanan Bank/Giro Pos Mudahnya Setor Penerimaan Negara dengan MPN-G2

Tuesday23 May 2017

Mudahnya Setor Penerimaan Negara dengan MPN-G2

Apakah Yang Dimaksud Dengan MPN G2?

Modul penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2) adalah sistem penerimaan negara yang menggunakan surat setoran elektronik. Surat setoran elektronik adalah surat setoran yang berdasarkan pada sistem billing.

Penerimaan negara dapat meliputi penerimaan pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) maupun penerimaan bea dan cukai, yang harus masuk ke kas negara melalui sistem MPN

Sejarah Singkat MPN G2

Sistem MPN G2 ini disusun untuk memperbaiki sistem MPN sebelumnya (MPN G1). Sebagai sebuah sistem, Modul Penerimaan Negara berhasil mengintegrasikan sistem penerimaan negara yang selama ini terpisah. Penyempurnaan Modul Penerimaan Negara melibatkan unit-unit pemilik tagihan lingkup Kementerian Keuangan yang dikenal dengan sebutan biller, yakni Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dan Direktorat Jenderal Anggaran. Sementara itu, sistem yang menghubungkan dengan sistem perbankan dan sistem settlement dikelola oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan pengelolaan infrastruktur oleh Pusat Sistem Informasi dan Teknologi Keuangan Sekretariat Jenderal.

Arah penyempurnaan MPN G2 meliputi perubahan dari sistem manual ke billing system, dari layanan over the counter (teller) ke layanan online, dari single currency menjadi dapat melayani valuta asing, dari terbatas pada beberapa jenis penerimaan menjadi mencakup keseluruhan penerimaan. MPN G2 diharapkan mendukung pelaksanaan cash management yang  baik dengan menyajikan informasi penerimaan negara secara real time yang didukung keandalan teknologi informasi dalam penerapan Treasury Single Account.

Sistem Billing adalah Sistem yang memfasilitasi penerbitan kode billing dalam rangka pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual.Saat ini, baru dua portal yang dapat diakses oleh pengguna layanan yaitu http://sse.pajak.go.id untuk penyetoran pajak dan http://www.simponi.kemenkeu.go.id untuk penyetoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Untuk setoran bea cukai baru dapat diakses oleh petugas bea cukai.

Arah Penyempurnaan MPN G2

Dari ? Menjadi
Manual Billing System - Electronic Billing System
Layanan Over The Counter - Layanan Online & Flexible
Tidak Melayani Seluruh Transaksi Penerimaan Negara - Melayani Seluruh Transaksi Penerimaan Negara
Layanan Single Currency (Rupiah) - Layanan Multiple Currencies (termasuk valas)
Disclaimer - WTP
Pengelolaan Layanan & Data Transaksi Per Unit Eselon I - Pengelolaan Layanan & Data Transaksi Bersama & Terkoordinasi

Keuntungan Menggunakan MPN G2

Layanan Online & Fleksibel
Dengan berbagai pilihan chanel pembayaran online, Anda memiliki pilihan yang fleksibel sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Berbagai channel pembayaran tersebut antara lain ATM (Anjungan Tunai Mandiri), EDC (Electronic Data Capture), teller bank atau bahkan internet banking.
        
Dimanapun dan Kapanpun
MPN G2 yang melayani seluruh transaksi penerimaan negara berikut pilihan channel pembayaran yang lengkap memudahkan Anda melakukan setoran penerimaan negara dimanapun dan kapanpun.

Proses Bisnis MPN G2

Apakah Billing System itu?

Billing system adalah sistem yang menerbitkan kode billing untuk pembayaran atau penyetoran penerimaan negara secara elektronik, tanpa perlu membuat Surat Setoran (SSP, SSBP, SSPB) manual.

Hanya dengan memasukkan kode billing, pembayaran pajak, bea & cukai, dan PNBP selesai dengan cepat dan mudah.

Alasan penggunaan Billing System 

  1. Mempermudah dan menyederhanakan proses pengisian data dalam rangka pembayaran dan penyetoran penerimaan negara 
  2. Menghindari/meminimalisasi kemungkinan terjadinya human error dalam perekaman data pembayaran dan penyetoran oleh petugas Bank/Pos Persepsi 
  3. Memberikan kemudahan & fleksibilitas cara pembayaran / penyetoran melalui beberapa alternatif saluran pembayaran dan penyetoran 
  4. Memberikan akses kepada wajib bayar & wajib setor PNBP untuk memonitor status atau realisasi pembayaran dari penyetoran PNBP 
  5. Memberikan keleluasaan kepada wajib pajak/wajib bayar untuk merekam data setoran secara mandiri (self assessment
 

Pengertian Kode Billing 

Kode Billing adalah kode identifikasi yang diterbitkan oleh sistem billing atas suatu jenis pembayaran atau setoran yang akan dilakukan wajib pajak/wajib bayar/wajib setor.

Format Kode Billing

Terdiri dari 15 digit angka, dimana digit pertama adalah kode penerbit billing

Anda punya pertanyaan terkait MPN G2? Silakan kunjungi halaman FAQ di sini.  

Download Brosur MPN G2

Download Booklet MPN G2

Informasi lebih lanjut, hubungi call center berikut:
Billing MPN G2 Penerimaan Negara Bukan Pajak | Direktorat Jenderal Anggaran   (021) 348.32511
Billing MPN G2 Penerimaan Pajak | Direktorat Jenderal Pajak   (021) 529.03021 / 529.03801-08
Billing MPN G2 Penerimaan Bea dan Cukai | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai   1500.225
Informasi Umum MPN G2   (021) 384.0516 / 386.4780

 

 

 

Add comment


Security code
Refresh