KPPN Banjarmasin

Tuesday24 October 2017

Gaji Prajurit TNI Harus Tepat Waktu dan Tepat Jumlah

(Liputan Penyerahan Admnistrasi Belanja Pegawai Satker TNI  Mitra KPPN Banjarmasin)


Banjarmasin, kppnbanjarmasin.net
- Pembayaran gaji bulan Desember 2015 merupakan awal implementasi pembayaran gaji TNI dan PNS Kemenhan melalui sistem Aplikasi GPP/DPP. Aplikasi ini merupakan sistem komputasi dalam yang dirancang khusus untuk memudahkan perhitungan pembuatan tagihan pembayaran gaji yang akan membentuk database pegawai yang dapat dimanfaatkan untuk pengelolaan SDM, penganggaran, dan analisis kebijakan di bidang kepegawaian. "Kami berharap sistem ini dapat membantu kelancaran pembayaran gaji prajurit sehingga hak-hak mereka dapat tersalurkan dengan tepat waktu dan tepat jumlah" kata Kabag Umum Rindam VI/Mlw, Letnan Kolonel Inf Taswin Arief, saat mewakili Komandan Rindam VI dalam acara serah terima pengelolaan administrasi belanja pegawai TNI dan PNS Kemenhan di KPPN Banjarmasin, Senin, 16 November 2015.

Semarak Hari Oeang ke-69 di Kota Seribu Sungai

(Liputan peringatan Hari Oeang ke-69 di Banjarmasin)

Banjarmasin, kppnbanjarmasin.net - Puncak peringatan lahirnya Oeang Republik Indonesia (ORI) ke-69 ditandai dengan Upacara Bendera yang dilakukan serentak oleh instansi Kementerian Keuangan di seluruh Indonesia. Di Kota seribu sungai Banjarmasin,  upacara dilaksanakan di halaman Kantor WilayahDitjen Pajak Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah, Jumat, 30 Oktober 2015.

Menteri Keuangan RI, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala perwakilan Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan yang juga sebagai Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Dedi Sopandi, mengajak seluruh jajaran pejabat dan pegawai Kementerian Keuangan untuk ikut menjaga rupiah sesuai dengan nilai fundamentalnya. "Mari jadikan instansi Kementerian Keuangan sebagai pelopor penggunaan rupiah dalam setiap transaksi di NKRI" tegas beliau dalam amanahnya.

RPD adalah Solusi Tercapainya Target Realisasi Anggaran dan Strategi Menghindari 'Bom SPM'

(Liputan Sosialisasi Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada Akhir Tahun Anggaran 2015)

kppnbanjarmasin.net - Perencanaan Kas yang baik akan mewujudkan realisasi anggaran sesuai dengan target realisasi satker kementerian/lembaga negara. Hal tersebut diungkap oleh Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, Dedi Sopandi, dalam sambutannya saat membuka acara Sosialisasi Pelaksanaan Penerimaan dan Pengeluaran Negara pada Akhir Tahun Anggaran 2015 untuk Satker Mitra KPPN Banjarmasin di G' Sign Hotel, Selasa, 20 Oktober 2015.

"Jika para satker menyusun Rencana Penarikan Dana (RPD) dengan baik dan akurat, kemudian tepat waktu menyampaikannya ke KPPN itu akan sangat membantu pemerintah dalam penyediaan anggaran di Kas Negara dan juga akan meransang tercapai penyerapan anggaran yang maksimal" kata orang nomor satu di Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel itu.

Batas Akhir Pengajuan SPM dan Kegiatan Lainnya Tahun 2015

KLIK GAMBAR UNTUK LEBIH JELAS

Validasi Penyaluran SP2D dari Bank Operasional ke Bank Penerima

Banjarmasin, kppnbanjarmasin.net – Direktorat Transformasi Perbendaharaan menemukan beberapa kejadian penyaluran SP2D oleh Bank Operasional (BO) ke Bank Penerima namun dana belum masuk ke rekening penerima. Melalui surat kepada para kepala KPPN Direktur Transformasi Perbendaharaan menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 3 (tiga) jenis  metode penyaluran SP2D yang dilakukan yaitu metode overbooking,  metode SKN/RTGS dan metode virtual account. Berikut Penjelasannya:

1. Metode Overbooking

  • Merupakan penyaluran SP2D dimana rekening BO dan rekening penerima dalam satu bank yang sama. Sebagai contoh SP2D dengan paygroup  RPKBUNP SPAN BRl menyalurkan dana ke rekening penerima di BRI.
  • Bank yang menggunakan metode overbooking hanya melakukan validasi terhadap nomor rekening saja, bukan terhadap nama pemilik rekening; sehingga apabila nama pemilik rekening yang dimasukkan pada data supplier  benar, namun nomor rekening tersebut dimiliki oleh pihak lain pad BO dimaksud, maka dana akan tetap terkirim pada pihak penerima yang salah.

Subcategories