Superskor

Maskot Tim-tim Meiji Yasuda J1 League Menarik Semua dan Lucu-lucu

Salah satu hal yang berbeda dari J.League dengan liga liga di Eropa adalah adanya maskot tim. Tak hanya di sepak bola, masyarakat Jepang mulai dari anak anak sampai orang dewasa memang sangat cinta dengan maskot. Hal ini bisa dilihat dari populernya maskot Prefektur Kumamoto, Kumamon, di Jepang dan dunia.

Hal ini tak berbeda dengan gelaran J.League, dengan masing masing tim memiliki maskot mereka sendiri sendiri. Hampir di setiap stadion, maskot sering terlihat berfoto bersama fans, tim tuan rumah maupun tim tandang, hal yang tak ditemukan di sepak bola Eropa. Bahkan para maskot ini kadang ikut serta dalam acara acara komunitas dan masyarakat lokal sebagai perpanjangan tangan klub.

Maskot tak hanya digunakan sebagai ajang promosi dan mencari keuntungan dari penjualan pernik pernik berbau maskot yang lucu, tetapi juga sudah jadi bagian dari identitas tim. Hal tersebut membuat hampir semua klub J.League memiliki maskot unik yang menggambarkan jati diri klub. “Burung hantu dari Utara yang terus mengawasi langit Sapporo.” Burung hantu ini adalah Blakiston's fish owl (Bubo blakistoni), burung hantu yang pertama kali ditemukan di Hokkaido, endemik di daerah sana, dan merupakan spesies burung hantu terbanyak di Jepang.

“Melindungi berlian merah di Urawa.” Berlian dan nama “red diamonds” diambil dari logo mereka dulu saat masih bernama Mitsubishi yang memiliki tiga diamond alias tiga berlian. Selain Redia, Urawa Reds juga memiliki serigala lain bernama Friendia, dan juga serigala kembar Schale dan Diarra yang lahir saat mereka kali pertama juara J.League.

“Rusa yang dicintai fans Kashima Antlers.” Antlersdiambil dari nama kota mereka, Kashima, yang berarti "Pulau Rusa". Rusa jantan identik memiliki tanduk atau dalam bahasa Inggris, "Antlers". “Sapi yang percaya diri. Cocok untuk daerah di Jepang yang bisa dibilang sebagai rumah para sapi: Kobe, kota yang terkenal di dunia karena daging sapi yang berkualitas.”

Daging sapi Kobe adalah salah satu daging sapi wagyu paling terkenal di dunia, membuat Kobe identik dengan sapi. “Grampus kun adalah paus pembunuh terkenal dari J.League, dalam Bahasa Jepang hewan ini disebut ‘Sachi’.” Maskot ini dipilih oleh Nagoya Grampus karena juga melambangkan hewan mistis yang mencintai dan melindungi Kastil Nagoya. Selain Grampus kun, klub ini juga memiliki maskot lain: Grara, Grampus kun Jr., dan Grampako chan.

“Maskot Cerezo Osaka adalah Lobby, seekor serigala liar.” Dia punya ibu bernama Robinha dan adik laki laki bernama Robita. Mereka berasal dari Spanyol. “Percikan semangat dari Shimizu dan energi dari S Pulse.”

Seekor kelinci yang memiliki telinga seperti sayap, melambangkan para pemain yang terbang dengan cepat di lapangan. Namanya diambil dari Bahasa Inggris “Pal” alias teman. “Elang emas dari Sendai.” Vegatta diambil dari logo klub yang juga memiliki elang emas.

“Raja muda matahari dari Kashiwa!” Nama Reysoldiambil dari gabungan dua kata bahasa Spanyol, Reydan Sol, yang berarti "Raja Matahari". Nama ini diambil karena perusahaan pendiri, Hitachi, sering dikait kaitkan dengan matahari. “Keluarga kerajaan dari lautan, membawa energi ke Bellmare, jangan main main dengan Raja Air!”

Shonanadalah sebutan untuk daerah pantai sepanjang Teluk Sagami, termasuk juga Hiratsuka, kota tempat klub ini berasal. Desain King Bell I diambil dari dewa Yunani, Poseidon, dengan tridente miliknya. “Burung Magpie, burung resmi prefektur ini, nama maskot ini menunjukkan bahwa tiga poin adalah segalanya!”

Sagan Tosu juga memiliki gambar burung Mata putih Jepang (Zosterops japonica) di logo mereka, yang merupakan burung resmi Kota Tosu. “Burung Phoenix dari Yokohama!” Pendiri klub ini dulu mendirikan Yokohama Fulie Sports Club yang kemudian membentuk Yokohama FC. Akhiran –maru adalah tambahan kata yang biasa ditemukan di nama nama orang Jepang.

“Seorang pemimpin. Lumba lumba ini makin terbiasa merayakan gelar juara akhir akhir ini!” Lumba lumba menunjukkan bahwa Kawasaki adalah kota pelabuhan. “Burung camar pencinta sepak bola yang sensasional dari Yokohama. Dia adalah kapten Marinos sejak awal dulu.”

Burung camar menunjukkan identitas Yokohama sebagai kota pelabuhan. Nama "Marinos" diambil dari bahasa Spanyol yang berarti "Pelaut". Marinos kun punya keponakan bernama Marinosuke. “Seorang anak yang memegang petir, melambangkan sebuah tim yang selalu siap untuk menyambar lawan! Maskot yang tampak tak pernah menua.” Petir dalam maskot mereka sebenarnya menunjukkan listrik dari perusahaan pendiri klub ini, Matsushita Electric yang kini sudah berganti nama jadi Panasonic.

“Tanuki berwarna merah dan biru yang memberi semangat kepada sepak bola di ibu kota Jepang.” Tanuki adalah sebutan hewan anjing rakun oleh masyarakat Jepang. Tanuki digambarkan dalam cerita rakyat Jepang sebagai makhluk yang nakal, kocak, riang gembira, serta pandai menyamar dan berubah bentuk. “Kura kura lucu dengan cangkang bola!”

Prefektur Oita memang terkenal dengan keindahan lautnya, termasuk kura kura yang banyak berenang di sana. Neetan memiliki huruf T di dadanya dan peta Prefektur Oita di punggungnya. “Beruang Hitam berpakaian ungu ini berkeliaran di bukit sekitar Hiroshima dan di lapangan sepak bola sejak awal 90 an!” Beruang hitam Asia memang merupakan salah satu hewan yang terkenal dari Hiroshima.

“Vorta kun dan Tis chan adalah sepasang tanuki yang sangat luar biasa!” “Avie kun adalah salah satu hewan menyengat yang berkeliaran di daerah lokal, dengan harapan tim mereka menyengat lawan seperti tawon!” Avispadalam bahasa Spanyol berarti tawon, dan menjadi asal usul nama klub dari Fukuoka ini. Avie kun punya istri bernama Vivi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *