Regional

Misteri Hilangnya Bocah 11 Tahun di Bali setelah Lari ke Belakang Rumah, Nenek Sempat Mengejar

Hilangnya bocah 11 tahun di Badung Bali masih menjadi misteri. Bocah tersebut awalnya dilaporkan lari ke belakang rumah lalu menghilang. Saat korban lari, sang nenek sempat mengejar dan memanggilnya.

Jajaran Polsek Mengwi akan tetap mencari bocah SD yang hilang misterius di Mengwi, Badung, Bali. Pasalnya hingga kini Kamis 22 Juli 2021 bocah yang hilang itu belum juga ditemukan. Bahkan pencarian bocah SD yang diketahui bernama I Made DHA (11) asal Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung sudah dilakukan bersama tim gabungan yakni dari BPBD Badung, Polres Badung dan pihak Basarnas.

Selain itu warga setempat juga melakukan pencarian. "Nanti kita akan kembali melakukan pencarian. Nanti untuk update nyaakan kami kabarkan kembali," ujar Kanit ReskrimPolsekMengwi, Iptu I Ketut Wiwin Wirahadi saat dikonfirmasi Kamis 22 Juli 2021. Dijelaskan Kata dia pencarian dilakukan mulai dari titik pertama korban dinyatakan hilang.

Pencarian lalu diperluas ke sungai sungai kecil yang ada di sekitar lokasi tersebut. "Kemarin saya juga sudah interogasi orang tuanya. Orang tuanya juga belum mengetahui persis bagaimana hilangnya," ucap Wiwin. Ditanya apa memang benar bocah tersebut jatuh ke sungai hingga dilakukan pencarian ke sungai, pihaknya juga bum berani memberikan jawaban pasti.

Pasalnya pihak orang tua hanya membuat laporan, bahwa korban meninggalkan rumah tanpa meninggalkan pesan. "Kalau memastikan dia jatuh kami belum berani pastikan. Mengingat dari informasi yang di dapat bocah yang hilang lari ke belakang rumah dan langsung menghilang," ucapnya. Dirinya menjelaskan kejadian ini bermula saat korban memancing di sebuah kolam belakang rumahnya Banjar Busana Kaja, Desa Baha, Mengwi, Badung, Bali bersama dua temannya Eka (10) dan Angga (10) pada Senin 19 Juli 2021.

Seusai memancing, sekitar pukul 18.00 WITA, korban dan dua temannya kembali ke rumah. Setelah itu, tiba tiba korban berlari menuju tegalan di belakang rumahnya. Melihat hal itu, nenek korban bernama Ni Nyoman Suartini (56) berupaya mengejar dan berlari sambil memanggil cucunya itu ke arah tegalan.

Namun di tegalan itu sang nenek tidak menemukan korban. "Ini memang sangat misterius, karena dikabarkan hilang kita sampai menyisir sungai untuk mencari keberadaan korban," bebernya. Lebih lanjut dirinya mengatakan pihak warga juga ikut mencari. Lantaran jalan agak terjal sehingga dilakukan pencarian secara bertahap.

"Yang jelas tim kami tidak besar, namun kami akan memaksimalkan personel. Semoga cepat ketemu," ujarnya sembari mengatakan nanti kalau ada updatenya saya kabari. Berita lain seputar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *